UNTUK KEDUA ORANG TUA MU
Cemas itu boleh, khawatir juga boleh,
tapi jika keduanya justru menjurus pada suudzhon, itu yang dilarang. Wajar memang jika orang tua takut anak gadisnya tak bahagia, terlebih untuk urusan mahar pernikahan.
Tapi jangan pula kau sampaikan kepada mereka,
yang mahar nya kecil pun mereka tak tahu akan seperti apa di akhirnya. Mungkin saja dia sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang setelah pernikahan.
Tak bisa kita judge masa depan seseorang,
hanya karena apa yang dibawakannya sekarang.
Seperti dulu saat Sayyidina Umar bin Khattab sangat membenci Rosulullah, sampai-sampai ingin membunuhnya. Namun pada akhirnya Sayyidina Umar pulalah yang rela bertaruh nyawa demi menyelamatkan Rosul dan agama Allah.
Mungkin saja lelaki yang pada awalnya tak mampu memberikan sesuatu yang besar padamu,
di masa mendatang akan menjadi seseorang yang paling tahu bagaimana caranya membahagiakan dan menyenangkanmu.
Wallohu a'lam.
tapi jika keduanya justru menjurus pada suudzhon, itu yang dilarang. Wajar memang jika orang tua takut anak gadisnya tak bahagia, terlebih untuk urusan mahar pernikahan.
Tapi jangan pula kau sampaikan kepada mereka,
yang mahar nya kecil pun mereka tak tahu akan seperti apa di akhirnya. Mungkin saja dia sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang setelah pernikahan.
Tak bisa kita judge masa depan seseorang,
hanya karena apa yang dibawakannya sekarang.
Seperti dulu saat Sayyidina Umar bin Khattab sangat membenci Rosulullah, sampai-sampai ingin membunuhnya. Namun pada akhirnya Sayyidina Umar pulalah yang rela bertaruh nyawa demi menyelamatkan Rosul dan agama Allah.
Mungkin saja lelaki yang pada awalnya tak mampu memberikan sesuatu yang besar padamu,
di masa mendatang akan menjadi seseorang yang paling tahu bagaimana caranya membahagiakan dan menyenangkanmu.
Wallohu a'lam.
Komentar
Posting Komentar