SRI
Sri, ini Aku lelaki yg tak pernah rela melepaskan mu. Lelaki yang akan mencintaimu sampai entah. Aku tak pernah tahu berapa sanggup aku bertahan sendirian. Yang aku yakini, kau juga tidak sedang bahagia. Meski, ini hanya kemungkinan dalam kepalaku saja. Namun, Sri. Hidup telah mempertemukan kita dalam hal-hal terdalam. Kamulah orang pertama yang mengenalkan aku hal-hal manis, sekaligus menggetirkan Sri. Teramat getir. Pahit. Aku sudah memperjuangkanmu sepenuh hatiku. Melakukan hal-hal yang bahkan aku sendiri tak pernah memikirkan mampu melakukan itu sebelumnya. Namun, Sri, kau kini menjelma perempuan penakut. Kau gamang, Sri. Terlalu takut akan kehidupan. Kini kau memilih mencampakkan aku begitu saja Sri. Kau katakan kepadaku, segeralah pergi, karena sabar mu juga ada batas nya. Andai kau tahu Sri. Bagiku, tak pernah mudah melepaskanmu. Untuk apa kau datang ke dalam hidupku, jika akhirnya kau sendiri yang membuat remuk jantungku. Untuk apa kau ajak aku berkelana terlalu jauh k...